Kata Pengantar
Puji dan syukur saya panjatkan kepada Allah Swt yang telah memberikan rahmat dan karunianya sehingga tersusunnya tugas makalah ini.
Dalam tugas ini yang akan saya bahas adalah tentang pemodelan desain grafik. Didalam menyelesaikan makalah ini, saya menyadari masih banyak kekurangannya, untuk itu penyusun mengharapkan tegur,sapa atau kritik demi perbaikan yang akan datang.
Saya pun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama dosen softskill saya Bp, Saputra Ayoda yang telah membimbing dan menjelaskan demi tercapainya penyelesaian tugas makalah ini.
Pamulang,2 Oktober 2012
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Didalam desain permodelan grafis terdapat berbagai macam
macam masalah dibidang ilmu pengetahuan seperti pringsip didalam desain
permodelan grafis itu sendiri yaitu Unsur dalam desain grafis sama seperti
unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk
shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk
prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti
keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi
(”proportion”) dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural
komposisi yang lebih luas.
B. Rumusan Masalah
Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah.
1.Bagaimana perkembangan pemodelan desain grafik saat ini?
2. Bagaimana Pengaruh kebudayaan dan teknologi dalam membuat desain pemodelan
grafis?
C. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah :
a. Mengetahui pengertian dari pemodelan desain grafis
b. Desain komunikasi visual sebagai sarana apa saja.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Bagaimana perkembangan pemodelan desain grafik saat ini?
Perkembangan desain grafis di berbagai media
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan teks dan atau
gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan. Seni desain grafis mencakup
kemampuan kognitif dan keterampilan termasuk tipografi, pengolahan gambar, danpage
layout.Desainer grafis menata tampilan huruf dan ruang komposisi untuk menciptakan
sebuah rancangan yang efektif dan komunikatif. Desain grafis melingkupi segala bidang yang
membutuhkan penerjemahan bahasa verbal menjadi perancangan secara visual terhadap
teks dan gambar pada berbagai media publikasi guna menyampaikan pesan-pesan kepada
komunikan seefektif mungkin.Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan
fine art.Seperti jenis komunikasi lainnya,desain grafis dapat merujuk kepada proses
pembuatan (mendesain) atau pun produk yang dihasilkan (desain/rancangan). Desain grafis
pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur.
Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan
dalam media elektronik – yang sering kali disebut sebagai “desain interaktif” (interactive
design),atau “desain multimedia” (multimedia design’)
B. Bagaimana Pengaruh kebudayaan dan teknologi dalam membuat desain pemodelan grafis?
Pengaruh kebudayaan dan teknologi dalam membuat desain pemodelan grafis
Terdapat pengaruh kebudayaan dan teknologi pada berkembangnya suatu desain pemodelan grafis.
Budaya akan digunakan sebagai sumber pemikiran untuk mengambangkan suatu desain grafis.
Banyak budaya kita yang menarik digunakan sebagai desain grafis,sebaagai contohnya adalah kerajinan kain daerah.
Kerajinan kain daerah merupakan warisan
nenek moyang kita yang sangat indah untuk di jadikan sebagai sumber
pikiran dalam membuat desain grafis, contohnya adalah batik dan songket.
Sedangkan teknologi juga memiliki andil yang cukup besar untuk
perkembangan desain grafis. Dengan semakin majunya teknologi maka
semakin mudah kita untuk menciptakan karya desain grafis
dengan waktu yang singkat kita dapat menghasilkan banyak desin grafis sehingga lebih efisien.
C. Pembahasan tentang tujuan penelitian
a. Pengertian pemodelan desain grafik
adalah salah
satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang
desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa
seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan
tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan.Gambar maupun
tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya,seperti gambar
atau fotografi.Desain grafis didefinisakan sebagai aplikasi dari keterampilan
seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri”. Aplikasi – aplikasi
ini dapdat meliputi periklanan, packaging, perfilman dan penjualan produk,
menciptakan identitas visual untuk insitusi, produk perusahaan, lingkungan
grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam
publikasi.
b. Desain komunikasi visual sebagai sarana apa saja.
a. Desain Komunikasi Visual sebagai sarana identifikasi
Fungsi dasar yang utama dari desain komunikasi visual adalah sebagai sarana
identifikasi. Identitas seseorang dapat mengatakan tentang siapa orang itu, atau dari mana
asalnya. Demikian juga dengan suatu benda atau produk, jika mempunyai identitas akan dapat
mencerminkan kualitas produk itu dan mudah dikenali, baik oleh produsennya maupun
konsumennya. Kita akan lebih mudah membeli minyak goreng dengan menyebutkan merek X
ukuran Y liter daripada hanya mengatakan membeli minyak goreng saja. Atau kita akan membeli
minyak goreng merek X karena logonya berkesan bening, bersih, dan “sehat”.
b. Desain Komunikasi Visual sebagai sarana informasi dan instruksi
Sebagai sarana informasi dan instruksi, desain komunikasi visual bertujuan menunjukkan
hubungan antara suatu hal dengan hal yang lain dalam petunjuk, arah, posisi dan skala; contohnya
peta, diagram, simbol dan penunjuk arah. Informasi akan berguna apabila dikomunikasikan
kepada orang yang tepat, pada waktu dan tempat yang tepat, dalam bentuk yang dapat dimengerti,
dan dipresentasikan secara logis dan konsisten. Simbol-simbol yang kita jumpai sehari-hari
seperti tanda dan rambu lalu lintas, simbol-simbol di tempat-tempat umum seperti telepon umum,
toilet, restoran dan lain-lain harus bersifat informatif dan komunikatif, dapat dibaca dan
dimengerti oleh orang dari berbagai latar belakang dan kalangan. Inilah sekali lagi salah satu
alasan mengapa desain komunikasi visual harus bersifat universal.
c. Desain Komunikasi Visual sebagai sarana presentasi dan promosi
Tujuan dari desain komunikasi visual sebagai sarana presentasi dan promosi adalah untuk
menyampaikan pesan, mendapatkan perhatian (atensi) dari mata (secara visual) dan membuat
pesan tersebut dapat diingat; contohnya poster. Penggunaan gambar dan kata-kata yang
diperlukan sangat sedikit, mempunyai satu makna dan mengesankan. Umumnya, untuk mencapai
tujuan ini, maka gambar dan kata-kata yang digunakan bersifat persuasif dan menarik, karena
tujuan akhirnya adalah menjual suatu produk atau jasa.
Kesimpulan
Jadi pemodelan desain grafik sangatllah penting dalam sega segi untuk melakukan pekerjaan kita dalam membuat sebuah objek dalam bentuk visual, 2D, atau bahkan 3D. dan dapat dijadikan sebagai sarana yang memungkin untuk membantu dalam perkembangan saat ini.
Sumber
Google.com
Alpinthor.wordpress.com