Untuk dapat melakukan semua proses yang berkaitan dengan MDR (Musik Digital Recording), setidaknya kita harus memiliki satu unit komputer sistem dengan spesifikasi yang cukup memadai untuk dapat meng-handle proses-proses (editing, mixing dan mastering) yang nantinya akan kita laksanakan sebagai suatu proses kerja yang terintegrasi.
Disarankan jika untuk memiliki sebuah sistem komputer dengan spesifikasi: operating Windows XP, atau Apple, hardware komputer memiliki processor 1,2 GHz, memory minimal 1 GB, kapasitas harddisk minimal 150 GB (penting dipergunakan saat proses mastering), monitor dengan resolusi 1280×960, 24-bit color, 48 x CD/DVD RW, sebuah sound card 16-bit atau 32-bit dan juga seperangkat speaker -monitor tipe flat (cukup relatif sifatnya) yang dapat mereproduksi signal-signal audio yang dihasilkan. Disamping itu kita juga wajib memiliki sebuah 'keyboard controller', 'head-phone' berikut 'microphone' (biasanya Condensor Microphone) yang cukup berkualitas tentunya (dalam arti memiliki spesifikasi khusus untuk musik digital). Sekaligus (bilamana mungkin) perlu adanya sebuah ruangan atau mungkin space tersendiri untuk dapat melaksanakan proses dan atau prosedur (Digital Music).
dari semua hal diatas adalah merupakan perangkat-perangkat standar yang harus kita miliki, di mana jika Anda memiliki spesifikasi tersebut Anda sudah bisa menjalankan proses MDR dengan cukup baik. Tetapi tentunya, tidak ada salahnya jika Anda ingin menyediakan spesifikasi komputer yang jauh lebih baik dari apa yang kami berikan di atas.
Sound Card
Biasanya, terdapat kriteria-kriteria khusus yang harus dipenuhi oleh pengguna komputer dalam memilih 'sound card' yang akan dipergunakan, di mana hal tersebut bergantung kepada pemilihan software digtital musik (Fruittyloop, ProTool dan Cubase dsb) yang nantinya akan kita gunakan. Sound-card yang cukup umum dipergunakan adalah Creative, M-Audio, Digidesign dan lain-lain. Satu hal yang perlu diperhatikan, bahwa sound-card ini secara garis besar ada dua macam yaitu PCI (yang terintegrasi langsung dengan perangkat komputer kita) atau USB (yang dipasangkan ke komputer kita lewat jalur usb).
Pemilihan dan pemakaian sound-card akan berpengaruh pada kualitas recording yang kita hasilkan serta tingkat kompatibilitas antara hardware dan software. Mengapa kita harus memilih atau menggunakan sound card dengan bit depth minimal sebesar16-bit? Inilah penjelasan singkatnya, hingga saat ini industri musik telah mendefinisikan sebuah sistem dengan 65.536 value berbeda, yang bertugas untuk mendefinisikan setiap amplitude yang berbeda dari bentuk audio data. Oleh karenanya, komputer memerlukan minimal 2 bytes (16-bit) untuk dapat menyimpan setiap sampel suara. Hal tersebut berhubungan dengan proses sampling dan resolusi sampling itu sendiri ( 216 = 65.536). Sehingga sangat wajar apabila kita membutuhkan sebuah sound card yang memiliki spesifikasi mininal 16 bit, agar kita dapat menyimpan semua sampling suara dengan sempurna.
Berikut ini ada beberapa nama produsen sound card yang dapat kita pilih sekaligus kita pergunakan, di antaranya adalah : Creative-Labs, Digidesign, M-Audio, Tascam, Motu, Yamaha, dan masih banyak lagi lainnya. Tetapi untuk lebih jelas perihal tipe sekaligus spesifikasi (kelebihan atau kekurangan) apa saja yang menjadi unggulan masing-masing produk dapat dilihat pada situs-situs resmi mereka masing-masing (klik langsung merk SC di atas-red).
Cabling (Teknik Kabel)
Kabel audio dan MIDI adalah hal yang juga memiliki pengaruh yang tidak kecil pada saat melakukan proses recording (untuk mendapatkan source yang memadai) nantinya. Mengapa penting? Karena jika kabel yang kita pergunakan memiliki resistansi yang cukup tinggi dan memiliki tingkat noise yang cukup besar, maka nantinya hasil perekaman pun akan kurang maksimal (tidak jernih). Dan wajib kita pastikan pula bahwa antara slot input dan jack input kabel memiliki tipe yang sama, dan jangan sampai kita menyambungkan tipe jack stereo ke dalam slot mono, dan atau sebaliknya.
Kabel MIDI atau yang disebut MIDI Connector juga nantinya kita perlukan saat kita melakukan MDR dengan menggunakan bantuan keyboard (keyboard-controller) atau alat-alat analog lainnya (gitar, drum, piano dll) dari luar tetapi kita ingin melakukan proses-input melalui sistem MIDI recording.
Flat Speaker-Monitor
Flat Speaker-Monitor ini kita perlukan untuk melakukan monitoring terhadap proses MDR yang telah kita lakukan. Baik tidaknya suara rekaman yang kita hasilkan juga bergantung kepada pemilihan speaker itu sendiri. Jangan sampai kita tertipu hanya karena speaker tersebut memiliki kemampuan 5.1 speaker tetapi signal yang dapat dikeluarkan tidak maksimal atau dapat dikatakan tidak murni. Karena akan sangat percuma jika kita sudah memiliki sound card dengan bit depth 16-bit, di mana kapasitas signal yang mampu dikeluarkan adalah mencapai 48 KHz. Ada beberapa merk speaker-monitor yang cukup memadai dan bisa kita pergunakan (yang tentunya harus sesuai dengan spesifikasi perangkat audio/musik digital yang kita miliki).