anthem's milan

Minggu, 30 September 2012

Pengalaman Berlibur diatas Gunung

Liburan semester 3 lalu saya isi dengan kegiatan berlibur ke daerah surabaya dan sekitarnya hingga menuju daerah Malang dan Probolinggo. mungkin bisa dibilang liburan bekpekeran, dimana kita melakukan perjalanan dengan 7 mahasiswa gunadarma yang mencari pengalaman berlibur ke daerah yang belom pernah kita kunjungi. Surabaya yang terkenal dengan kota pelajarnya, membuat kami berdecak kagum dan tidak hanya disurabaya saja, yang membuat saya begitu bersemangat ketika tujuan utama kami yaitu mendaki gunung untuk pertama kalinya, tanpa pendamping atau guide yang berpengalaman, kita hanyalah 7 orang mahasiswa yang bermodalkan tekad dan nekad. kami para survival diatas gunung Bromo, melakukan perjalanan dari sesampainya di stasiun pasar turi surabaya, kami menuju terminal untuk menaiki bus keberangkatan menuju probolinggo. pengalaman lainnya yang belom pernah saya lihat langsung bahkan kami semua yaitu, pemandangan lumpur Lapindo yang dapat kami saksikan secara langsung, bangga dapat melihat langsung namun miris melihatnya, begitu luasnya area lumpur yang telah menggenangi daerah tersebut. singkat cerita, begitu kami sampai diMalang kami melakukan perjalanan yang menempuh waktu sekitar satu jam untuk sampai ke daerah gunung bromo. sesampainya disana, udara begitu sejuk, namun dingin juga sih. kami harus membayar diloket dulu agar bisa memasuki kawasan gunung bromo. setelah itu melakukan perjalanan tanpa kendaraan hanya mengandalkan sepasang kaki nan kokoh, untuk menuju ke tempat kawah gunung bromo yang sebelumnya telah meletus pada tahun 2010 atau 2011 kurang tepatnya, membutuhkan waktu 4jam, belom lagi ditambah anak tangga, jika kita ingin menggapai untuk naik keatas puncak kawah bromo tersebut. beratus-ratus anak tangga, membutuhkan waktu setengah jam. sesampainya diatas, semua rasa lelah kita masih belum terbayarkan, karena kami ingin menyaksikan sunset.  akhrinya kita pun turun menuju tanah lapang yang luas didaerah sana, dimana terdapat banyak kuda-kuda dan mobil jeep 4x4 yang siap untuk disewakan. begitu sesampainya dibawah, kita semua udah cukup capek. isitirahat,makan,minum, trus negosiasi harga buat nyewa jeep, untuk ke daerah penanjakan dimana kita bisa melihat sunset di sore hari dan sunrise dipagi hari. dan disana juga banyak turis-turis berdatangan, perjalanan menggunakan jeep merupakan tantangan tersendiri karena disamping memacu adrenalin, jalanan yang terjal membuat jantung sedikit bergoyang mengikuti alunan trek tanjakan. sesampainya diatas, waktu menujukkan pukul 17.30 sunset mulai terlihat namun karena kabut diatas gunung juga yang tebal seketika membuat penglihatan kita tertutupi, tak berselang lama, kemudian muncul kembali, semua rasa letih, terbayarkan sudah dengan sunset didepan mata kita, keindahan alam ini semua yang membuat kita semua berdecak kagum, bangga, dan bersyukur atas semua karunia yang telah allah berikan kepada kami. hari pun mulai gelap, kami berinisiatif untung bermalam diatas sini, tanpa persiapan apapun, hanya bermodalkan menumpang tinggal disebuah warung kecil yang menurut kami mungkin cukup aman dan nyaman untuk bermalam disini. namun kenyataannya berbanding melingkar, begitu waktu menunjukkan pukul 09.00 malam, suhu diatas sini semakin  tinggi, hingga mencapai suhu 3 derajat celcius. dan kesalahan terbesar kita adalah menggunakan celana panjang jeans, yang akan membuat kita lebih cepat merasa kedinginan, dimana yang semestinya menggnakan celana berbahan kargo. pakaian dibadan pun sudah kami gunakan masing-masing hingga 3 lapis namun rasa dingin ini tetap tidak hilang,
Pemodelan Design Grafik